Gadget

Hot news,gadget rumors,etc.

Technology

It's about Science-Technology.

Culture

It's all about Indonesian variety.

Saturday, 18 March 2017

Pengembangan Organisasi dengan dukungan ICT


ICT
 terdiri dari tiga kata yang berarti :

Information (informasi) : hasil dari data yang diolah dan menerangkan sesuatu serta berguna bagi yang mengetahuinya.
Communications (komunikasi) : pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara 2 pihak atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.
Technology (teknologi) : kemampuan teknik yang berlandaskan pengetahuan ilmu eksakta yang berdasarkan proses teknis.

ICT (Information and Communication Technologies) atau sering disebut dengan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) adalah seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.
Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
Teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.

Jadi, ICT merupakan suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan,memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.
ke lainnya.

         ICT yang merupakan singkatan dari Information Communication Technolgy ini memang sangat penting sebagai pembelajaran, karena disaat ini setidaknya kita sudah harus menguasai cara pemakaian dari ICT, diantara  nya komputer, pada zaman saat ini kita semua diharuskan untuk bisa menggunakan komputer, karena perkembangan ICT yang sudah berkembang saat ini, menuntut kita untuk dapat menguasai dalam bidang ICT. Penguasaan komputer harus dikuasai oleh calon pekerja, bukan hanya para pekerja saja, tetapi saat ini anak sekolahan dan juga mahasiswa sudah dapat menggunakan komputer yang termasuk  dalam bidang ICT.  Karena ditunjang juga dengan perkembangan ICT saat ini yang berkembang pesat dan cepat.  Kemampuan dalam menggunakan dan mengelola ICT juga menentukan kemajuan suatu bangsa. Persaingan pun berlangsung dan negara yang tertinggal perkembangan ICT-nya akan kalah dalam persaingan. Maka dari itu pada zaman saat ini setidaknya kita harus menguasai ICT walaupun hanya sedikit.
        Dengan berkembang nya ICT informasi yang didapatkan akan semakin mudah begitu juga dengan komunikasi yang didapatkan. Perkembangan ICT juga dapat mengubah cara pembelajaran dalam bidang pendidikan, diantaranya dalam sekolah, guru dapat menerangkan pembelajaran dengan menggunakan cara yang lebih modern yaitu dengan menggunakan suatu obyek dengan menggunakan slide yang memudahkan para guru menerangkan kepada siswa ataupun siswi nya. Pada saat ini penerapan yang demikian sudah dilakukan di beberapa sekolah. Tetapi saat ini penerapan pembelajaran seperti itu sudah banyak dilakukan di perguruan tinggi. Para dosen menerangkan materi tersebut dengan menggunakan slide yang berisi ringkasan dalam pembelajaran yang diberikan para dosen kepada mahasiswa dan mahasiswi nya. Juga dengan menggunakan ebook, mencari data melalui internet dsb. Ini contoh perkembangan daripada ICT saat ini. Begitu juga dengan munculnya beberapa objek nya seperti laptop yang saat ini menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat. Dan ini menunjang dengan berkembangnya industri ICT.

          Dalam bidang kesehatan, ICT juga membantu para dokter untuk mendata pasien nya dengan menggunakan smartcard, secara otomatis pihak rumah sakit dapat mendata riwayat hidup pasien tersebut dengan menggunakan digital komputer. Dan juga para dokter dapat mendata pasien nya dengan menggunakan teknologi ICT yaitu komputer dll.Dalam aspek bisnis dan ekonomi, ICT membantu penggunanya dalam menghemat waktu dan juga biaya. Contohnya adalah dengan adanya e-banking, e-commerce, e-business, dan lain-lain yang memudahkan para pengguna untuk bertransaksi dimanapun dan kapanpun tanpa harus pergi ke bank ataupun kantor.  Ini merupakan salah satu keuntungan dari berkembangnya ICT saat ini.

        Namun, selain dalam aspek pendidikan dan kesehatan perkembangan ICT juga dapat menunjang dalam aspek politik dan pemerintahan, ICT dapat digunakan untuk menyebarkan informasi pemerintah yang perlu diketahui oleh masyarakat dengan adanya e-government. Selain itu, proses pemilu pun menjadi lebih mudah, mulai dari kampanye sampai pada saat perhitungan suara yang bisa diikuti oleh masyarakat melalui berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Ini yang dapat membantu para pemerintah dengan adanya perkembangan  ICT dalam aspek politik.
Dengan menguasai ICT peluang karir yang didapatkan sangatlah besar.  Karir yang bisa didapatkan antara lain computer engineer, computer programmer, dan lain sebagainya. ICT saat ini sangat penting untuk dikuasai, contohnya dalam bidang komunikasi, salah satu contohnya saja seorang jurnalistik harus mampu menggunakan ICT untuk mengetahui dan menulis sebuah berita yang akan dipublikasi kan kepada masyarakat. Untuk seorang PR, ICT juga harus dikuasai untuk mengetahui isu tentang perusahaan yang sedang beredar di kalangan masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa ICT sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di berbagai bidang, dengan menguasai ICT maka peluang karir yang akan didapatkan pun lebih luas dan menjanjikan.

         Dalam perkembangannya yang semakin pesat, ICT juga berpengaruh dalam dunia mobile phone.  Padasekarang ini, hampir seluruh kegiatan ICT yang biasanya kita lakukan dan kerjakan di komputer dapat juga dilakukan di mobile phone.  Kita dapat mengakses internet dimana saja dan kapan saja. Bahkan dengan mobile phone kegiatan tersebut lebih mudah dilakukan, karena mobile phone bentuknya lebih praktis dibawa kemana saja dibandingkan komputer ataupun laptop. Kita juga dapat mengakses peta dengan mobile phone kita, membaca berita melalui situs media online, dan melakukan video call. Seluruh hal tersebut merupakan kecanggihan ICT dalam era mobile phone.
source:


Friday, 27 January 2017

Cobit 5


COBIT versi 5 atau dikenal dengan nama COBIT 5 adalah edisi terbaru dari Framework COBIT ISACA yang menyediakan penjabaran bisnis secara end-to-end dari tatakelola teknologi informasi perusahaan untuk menggambarkan peran utama dari informasi dan teknologi dalam menciptakan nilai perusahaan.
COBIT 5 adalah sebuah versi pembaharuan yang menyatukan cara berpikir yang mutakhir di dalam teknik-teknik dan tata kelola TI perusahaan. Menyediakan prinsip-prinsip, praktek-praktek, alat-alat analisa yang telah diterima secara umum untuk meningkatkan kepercayaan dan nilai sistem-sistem informasi. COBIT 5 dibangun berdasarkan pengembangan dari COBIT 4.1 dengan mengintegrasikan Val IT dan Risk IT dari ISACA, ITIL, dan standar-standar yang relevan dari ISO.
Cobit 5 didasarkan pada 5 prinsip kunci tatakelola dan manajemen TI perusahaan yaitu :
1.   Pemenuhan kebutuhan Stakeholder
2.   Melindungi titik-titik penting perusahaan
3.   Penggunaan sebuah framework terintegrasi
4.   Memungkinkan pendekatan secara holistik
5.   Meminsahkan tatakelola dengan manajemen

COBIT 5 mendeskripsikan 7 kategori yang berperan sebagai penggerak yaitu :

1.   Prinsip-prinsip, kebijakan-kebijakan, dan framework, adalah sarana untuk menerjemahkan tingkah laku yang diinginkan ke dalam petunjuk praktek untuk pelaksanaan manajemen harian.
2.   Proses, menjelaskan kumpulan terorganisasi dari praktek-praktek  dan aktifitas-aktiftas untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan dan menghasilkan sekumpulan keluaran di dalam dukungan pencapaian seluruh sasaran TI
3.   Struktur organisasi, entitas pembuatan keputusan kunci di dalam perusahaan
4.   Budaya, etika, dan tingkah laku, merupakan kebiasaan dari individu dan perusahaan yang sering dianggap sebagai faktor penghambat kesuksesan di dalam aktifitas tatakelola dan manajemen.
5.   Informasi, adalah sebuah kebutuhan untuk memastikan agar organisasi tetap berjalan dan dapat dikelola dengan baik. Tetapi di tingkat operasional, informasi seringnya digunakan sebagai hasil dari proses perusahaan
6.   Layanan, infrastruktur dan aplikasi, menyediakan layanan dan proses teknologi informasi bagi perusahaan
7.   Orang, keterampilan dan kemampuan, dibutuhkan untuk menyelesaikan semua aktifitas dan membuat keputusan yang tepat serta mengambil aksi-aksi perbaikan.

Informasi
Informasi adalah sumber daya kunci bagi semua perusahaan. Diciptakan, digunakan, disimpan, ditampilkan, dan dihancurkan dengan menggunakan teknologi sebagai pemeran kuncinya. Teknologi menjadi bagian dari seluruh aspek bisnis dan individu.

Manfaat Bagi Perusahaan
Memudahkan pemeliharaan kualitas informasi untuk mendukung keputusan bisnis. Menghasilkan nilai bisnis dari investasi yang digerakkan TI. Pencapaian sasaran strategis dan mendapatkan manfaat-manfaat bisnis penggunaan TI yang efektif dan inovatif. Pencapaian keunggulan operasional melalui teknologi aplikasi yang dapat diandalkan dan efisien. Memelihara risiko-risiko TI untuk mencapai tingkat yang dapat diterima. Mampu mengoptimalkan biaya layanan dan teknologi TI.

Nilai Bagi Stakeholder
Nilai bagi stakeholder didapatkan melalui tatakelola dan manajemen aset TI yang baik. Dewan komisaris, pimpinan eksekutif dan manajemen harus menganggap dan memperlakukan TI seperti bagian penting lainnya dari bisnis. Hukum eksternal, regulasi, dan peningkatan kebutuhan pemenuhan kontrak berhubungan dengan penggunaan informasi dan teknologi oleh perusahaan. Jika tidak terpenuhi, maka hal ini dapat mengancam nilai stakeholder. Jadi semuanya harus legal dan sesuai dengan kontrak. Cobit 5 menyediakan  sebuah framework yang komprehensif yang membantu perusahaan untuk mencapai sasarannya dan menyampaikan nilai melalui tatakelola dan manajemen TI perusahaan.

source

ITIL (Information Technology Infrastructure Library)

ITIL atau Information Technology Infrastructure Library adalah suatu rangkaian dengan konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan (TI). Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya.

ITIL memberikan deskripsi detil tentang beberapa praktik (TI) penting dengan daftar cek, tugas, serta prosedur yang menyeluruh yang dapat disesuaikan dengan segala jenis organisasi (TI).
Walaupun dikembangkan sejak dasawarsa 1980-an, penggunaan ITIL baru meluas pada pertengahan 1990-an dengan spesifikasi versi keduanya (ITIL v2) yang paling dikenal dengan dua set bukunya yang berhubungan dengan ITSM (IT Service Management), yaitu Service Delivery (Antar Layanan) dan Service Support (Dukungan Layanan).

Pada awalnya ITIL adalah serangkaian lebih dari 40 buku pedoman tentang pengelolaan layanan IT yang terdiri dari 26 modul. Perpustakaan besar pertama ini juga dikenal sebagai ITIL 1.0. Antara 2000 dan 2004 disebabkan oleh peningkatan pelayanan yang berkesinambungan dan adaptasi terhadap situasi saat ini dalam lingkungan (TI) modern ITIL 1.0 di rilis besar dan digabungkan menjadi delapan inti manual: ITIL 2.0. Pada awal musim panas 2007 ITIL 3.0 diterbitkan. Ini didirikan struktur yang sama sekali baru. Ini terdiri dari tiga bidang utama:

  • ITIL Core Publikasi
  • ITIL Pelengkap Bimbingan
  • ITIL Web Support Services


Pada 30 Juni 2007, OGC (Office of Government Commerce) menerbitkan versi ketiga ITIL (ITIL v3) yang intinya terdiri dari lima bagian dan lebih menekankan pada pengelolaan siklus hidup layanan yang disediakan oleh teknologi informasi. Kelima bagian tersebut adalah:

1. Service Strategy

Inti
dari ITIL Service Lifecycle adalah Service Strategy.Service Strategy memberikan panduan kepada pengimplementasi ITSM pada bagaimana memandang konsep ITSM bukan hanya sebagai sebuah kemampuan organisasi (dalam memberikan, mengelola serta mengoperasikan layanan TI), tapi juga sebagai sebuah aset strategis perusahaan. Panduan ini disajikan dalam bentuk prinsip-prinsip dasar dari konsep ITSM, acuan-acuan serta proses-proses inti yang beroperasi di keseluruhan tahapan ITIL Service Lifecycle.
Topik-topik yang dibahas dalam tahapan lifecycle ini mencakup pembentukan pasar untuk menjual layanan, tipe-tipe dan karakteristik penyedia layanan internal maupun eksternal, aset-aset layanan, konsep portofolio layanan serta strategi implementasi keseluruhan ITIL Service Lifecycle. Proses-proses yang dicakup dalam Service Strategy, di samping topik-topik di atas adalah:

1. Service Portfolio Management
2. Financial Management
3. Demand Management

Bagi organisasi TI yang baru akan mengimplementasikan ITIL, Service Strategy digunakan sebagai panduan untuk menentukan tujuan/sasaran serta ekspektasi nilai kinerja dalam mengelola layanan TI serta untuk mengidentifikasi, memilih serta memprioritaskan berbagai rencana perbaikan operasional maupun organisasional di dalam organisasi TI.
Bagi organisasi TI yang saat ini telah mengimplementasikan ITIL, Service Strategy digunakan sebagai panduan untuk melakukan review strategis bagi semua proses dan perangkat (roles, responsibilities, teknologi pendukung, dll) ITSM di organisasinya, serta untuk meningkatkan kapabilitas dari semua proses serta perangkat ITSM tersebut.

2. Service Design

Agar layanan TI dapat memberikan manfaat kepada pihak bisnis, layanan-layanan TI tersebut harus terlebih dahulu di desain dengan acuan tujuan bisnis dari pelanggan. Service Design memberikan panduan kepada organisasi TI untuk dapat secara sistematis dan best practice mendesain dan membangun layanan TI maupun implementasi ITSM itu sendiri. Service Design berisi prinsip-prinsip dan metode-metode desain untuk mengkonversi tujuan-tujuan strategis organisasi TI dan bisnis menjadi portofolio/koleksi layanan TI serta aset-aset layanan, seperti server, storage dan sebagainya.
Ruang lingkup Service Design tidak melulu hanya untuk mendesain layanan TI baru, namun juga proses-proses perubahan maupun peningkatan kualitas layanan, kontinyuitas layanan maupun kinerja dari layanan.

Proses-proses yang dicakup dalam Service Design yaitu:
1. Service Catalog Management
2. Service Level Management
3. Supplier Management
4. Capacity Management
5. Availability Management
6. IT Service Continuity Management
7. Information Security Management

3. Service Transition

Service Transition menyediakan panduan kepada organisasi TI untuk dapat mengembangkan serta kemampuan untuk mengubah hasil desain layanan TI baik yang baru maupun layanan TI yang dirubah spesifikasinya ke dalam lingkungan operasional. Tahapan lifecycle ini memberikan gambaran bagaimana sebuah kebutuhan yang didefinisikan dalam Service Strategy kemudian dibentuk dalam Service Design untuk selanjutnya secara efektif direalisasikan dalam Service Operation.

Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:
1. Transition Planning and Support
2. Change Management
3. Service Asset & Configuration Management
4. Release & Deployment Management
5. Service Validation
6. Evaluation
7. Knowledge Management

4. Service Operation

Service Operation merupakan tahapan lifecycle yang mencakup semua kegiatan operasional harian pengelolaan layanan-layanan TI. Di dalamnya terdapat berbagai panduan pada bagaimana mengelola layanan TI secara efisien dan efektif serta menjamin tingkat kinerja yang telah diperjanjikan dengan pelanggan sebelumnya. Panduan-panduan ini mencakup bagaiman menjaga kestabilan operasional layanan TI serta pengelolaan perubahan desain, skala, ruang lingkup serta target kinerja layanan TI.

Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:
1. Event Management
2. Incident Management
3. Problem Management
4. Request Fulfillment
5. Access Management

5. Continual Service Improvement

Continual Service Improvement (CSI) memberikan panduan penting dalam menyusun serta memelihara kualitas layanan dari proses desain, transisi dan pengoperasiannya. CSI mengkombinasikan berbagai prinsip dan metode dari manajemen kualitas, salah satunya adalah Plan-Do-Check-Act (PDCA) atau yang dikenal sebagi Deming Quality Cycle
Sebuah perusahaan yang mengimplementasi ITIL secara nyata tentunya mendapat banyak sekali keuntungan, misalnya, pelayanan IT menjadi lebih fokus kepada departemen lainnya di dalam satu perusahaan, biaya lebih efisien dan dapat diatur dengan baik, serta perubahan-perubahan IT yang dapat lebih mudah untuk diatur, dan masih banyak keuntungan lainnya yang pada akhirnya akan berdampak pada income perusahaan itu sendiri.

source


Wednesday, 21 December 2016

Pemprograman Berbasis Blok

A.   Pengertian Pemrograman Berbasis Blok


Dalam pemrograman komputer, blok atau blok kode adalah bagian dari kode yang dikelompokkan bersama-sama. Blok terdiri dari satu atau lebih deklarasi dan pernyataan. Sebuah bahasa pemrograman yang memungkinkan penciptaan blok, termasuk blok bersarang di dalam blok lainnya, disebut bahasa pemrograman blok-terstruktur. Blok fundamental untuk pemrograman terstruktur, di mana struktur kontrol terbentuk dari blok.

Fungsi dari blok dalam pemrograman adalah untuk memungkinkan kelompok laporan untuk diperlakukan seolah-olah mereka satu pernyataan, dan untuk mempersempit ruang lingkup leksikal variabel, prosedur dan fungsi dideklarasikan di blok sehingga mereka tidak bertentangan dengan variabel yang memiliki nama yang sama digunakan di tempat lain dalam program untuk tujuan yang berbeda. Dalam bahasa pemrograman blok-terstruktur, nama-nama variabel dan benda-benda lain seperti prosedur yang dideklarasikan dalam blok luar yang terlihat dalam blok batin lainnya, kecuali mereka dibayangi oleh sebuah objek dengan nama yang sama.

Visual Block Programming

Visual Block Programming adalah Membuat aplikasi tanpa kode satupun. Mengapa disebut visual block programming ? Karena kita akan melihat, menggunakan, menyusun dan drag-drops “block” yang merupakan simbol-simbol perintah dan fungsi  event handler tertentu dalam membuat aplikasi. Secara sederhana kita bisa menyebutnya tanpa menuliskan kode program –coding less.

Dalam komputasi, sebuah bahasa pemrograman visual adalah bahasa pemrograman yang memungkinkan pengguna membuat program dengan memanipulasi unsur-unsur program grafis bukan dengan menentukan mereka secara tekstual. Sebuah VPL memungkinkan pemrograman dengan ekspresi visual, pengaturan tata ruang dari teks dan simbol grafis, digunakan baik sebagai elemen sintaks atau notasi sekunder. Sebagai contoh, banyak VPLS (dikenal sebagai dataflow atau pemrograman diagram) didasarkan pada gagasan "kotak dan panah", di mana kotak atau benda layar lainnya diperlakukan sebagai entitas, dihubungkan dengan panah, garis atau busur yang mewakili hubungan.

Scratch
Scratch adalah bahasa pemrograman yang ditunjukan untuk anak-anak agar mereka bisa membuat program tanpa harus mempelajari penulisan kode teks. Mereka cukup merangkai blok-blok penyusun program yang tersedia di scratch dan dapat dipakai untuk membuat permainan (game), animasi dan program-program kreatif lainnya. Program scratch juga dapat digunakan untuk mengendalikan robot.

B.   Contoh Aplikasi Pemprograman Berbasis Blok
·        Alice Software

Alice adalah bahasa pemrograman pendidikan berbasis objek freeware dengan lingkungan pengembangan terpadu (IDE). Alice menggunakan drag dan drop lingkungan untuk membuat animasi komputer menggunakan model 3D. Perangkat lunak ini dikembangkan pertama di University of Virginia, maka Carnegie Mellon (dari tahun 1997), oleh kelompok penelitian yang dipimpin oleh Randy Pausch.

·        App Inventor

App Inventor adalah perangkat aplikasi yang dipakai untuk mengembangkan aplikasi untuk ponsel dan tablet yang berbasis android.

C. Tentang App Inventor

APP Inventor adalah sebuah aplikasi builder untuk membuat aplikasi yang berjalan di sistem operasi Android yang disediakan oleh googlelabs. Jadi kalian harus punya account google dulu untuk bisa masuk ke home app inventor. App Inventor ini sedikit berbeda dengan app builder lain seperti (sebut saja e**ipse). Dengan App Inventor kita tidak pernah menemui kasus para developer uring-uringan gara-gara aplikasi yang dibuat nggak jalan, dan ternyata itu hanya karena kesalahan sintak kurang tanda semicolon (;). App Inventor ini menggunakan teknik visual programming, berbentuk seperti susunan puzzle-puzzle yang memiliki logika tertentu. Kalian bisa baca-baca tutorial dan contoh-contoh apilkasi nya di page Explore.

Pada lingkungan kerja App Inventor ini terdapat beberapa komponen yang terdiri dari :

1.  Komponen Desainer, Komponen desainer berjalan pada browser yang digunakan untuk memilih komponen yang dibutuhkan dan mengatur property nya. Pada komponen desainer sendiri terdapat 5 bagian, yaitu palette, viewer, component, media dan properties, seperti terlihat pada gambar di atas.
  • Palette : list komponen yang bisa digunakan
  • Viewer : untuk menempatkan komponen dan mengaturnya sesuai tampilan yang  diinginkan
  • Component : tempat list komponen yang dipakai pada project kita
  • Media : mengambil media audi atau gambar untuk project kita
  • Properties : mengatur properties komponen yang digunakan, seperti width, height, name, dll
2.  Block Editor, Block Editor berjalan di luar browser dan digunakan untuk membuat dan mengatur behaviour dari komponen-komponen yang kita pilih dari komponen desainer. Nah, berhubung block editor ini basisnya java, jadi lepi kalian sebelumnya harus uda ada jdk sama jre nya ya. Contoh tampilan Block Editor terlihat seperti gambar di bawah ini :

3.  Emulator, Emulator digunakan untuk menjalankan dan mengetest project yang telah kita buat. Jadi yang blom punya android pun tetep bisa belajar karna app inventor menyediakan emulatornya juga.


Instalasi App Inventor Pengaturan untuk Windows

Instalasi Setup App Inventor untuk Windows memiliki dua bagian:

-> Instalasi App Inventor Setup paket software. Langkah ini adalah sama untuk semua perangkat Android, dan sama untuk Windows XP, Vista, dan 7.
-> Menginstal driver Windows untuk ponsel Android Anda.

Instalasi App Inventor Setup paket software

Kami menyarankan Anda melakukan instalasi dari account yang memiliki hak administrator. Ini akan menginstal perangkat lunak untuk semua pengguna dari mesin. Jika Anda tidak memiliki hak administrator, instalasi masih harus bekerja, tapi App Inventor akan digunakan hanya dari akun yang Anda gunakan saat Anda menginstal.

1. Unduh installer.
2. Cari file AppInventor_Setup_Installer_v_1_2.exe (~ 92 MB) dalam file Download atau   Desktop Anda. Lokasi download pada komputer Anda tergantung pada bagaimana browser Anda dikonfigurasi.
3. Buka file tersebut.
4. Klik melalui langkah-langkah dari installer. Jangan mengubah lokasi instalasi tetapi merekam direktori instalasi, karena Anda mungkin perlu untuk memeriksa pengemudi. Direktori akan berbeda tergantung pada versi Windows dan apakah atau tidak Anda login sebagai administrator.

Mencari perangkat lunak Pengaturan

Dalam kebanyakan kasus, App Inventor harus dapat menemukan software setup sendiri. Tetapi jika meminta lokasi perangkat lunak, jalan masuk adalah C: \ Program Files \ Appinventor \ perintah-untuk-Appinventor . Jika Anda menggunakan mesin 64-bit, Anda harus mengetik Program Files (x86) bukan Program Files. Juga, jika Anda tidak menginstal perangkat lunak sebagai administrator, itu dipasang di direktori lokal Anda daripada di C: \ Program Files. Anda harus mencarinya untuk menemukan pathname yang benar.

Telepon driver

App Inventor pengaturan perangkat lunak termasuk driver untuk ponsel ini Android yang umum:

- T-Mobile G1 * / ADP1
- T-Mobile myTouch 3G * / Google Ion / ADP2
- Verizon Droid (tidak Droid X)
- Nexus One 
- Nexus S 

Telepon tidak tercantum di sini akan meminta Anda untuk mendapatkan dan menginstal driver secara manual . Dalam beberapa kasus, driver Windows tidak selalu menginstal otomatis, dalam hal ini Anda harus melakukan instalasi driver pengguna .

sumber :



luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com